Google

MP3 Player

Thursday, February 15, 2007

Meski tahu Maia selingkuh, Dani ogah gugat cerai

Rabu, 14/02/2007

Kisruh di tubuh RATU tampaknya makin rumit. Terlebih lagi antara Ahmad Dani dan Maia sudah tidak ada kekompakkan. Maia menyewa Hotma Sitompul untuk menyelesaikan masalah RATU, sedang Dani juga menyewa pengacara sendiri. Belakangan Dani berkoar-koar lagi soal perselingkuhan istrinya itu.

Dani lagi-lagi cari masalah. Setelah sempat memberikan ultimatum akan menceraikan Maia jika tidak membubarkan RATU dengan alasan ketiga anak mereka tidak terurus, kini Dani buka suara lagi soal kelakuan istrinya, Maia Estianti. Dani mengaku Maia selingkuh dengan salah satu petinggi TransTV. Hal itu terbukti dari rekaman percakapan ponsel Maia dengan lelaki tersebut yang menurut Dani terjadi selama 3 bulan dan nyaris 3x dalam sehari. "Saya sebetulnya malu ngomong begini. Tapi harus diomongin biar dia kapok dan tidak bikin hal-hal yang memalukan keluarga," tutur Dani sambil menambahkan bahwa Maia tidak mau mengakui hal itu.

Meski tahu sang istrinya selingkuh, Dani tidak akan menggugat cerai Maia. Tapi dengan catatan, Maia harus bisa mengubah kelakukannya. Menurut Dani, sekarang Maia makin berani. Bahkan, pulang pagi dini hari yang dulu jarang dilakukan Maia, kini sudah kerap dilakukan Maia. Dani juga bilang, ketiga anaknya tidak masalah dengan kepergian Maia yang jarang ada di rumah. Menurut Dani, ketiga anaknya jarang menanyakan keberadaan istrinya yang sangat sibuk.

Keretakan rumah tangga Maia dan Dani nampak makin terlihat. Sepertinya kita tinggal menantikan saja kabar perceraian keduanya. Pasalnya, Maia sebelumnya juga sudah mengajukan gugatan cerai pada Dani. Namun sampai kini Dani masih mengabaikan gugatan cerai tersebut. Abdul Manaf, ayahanda Dani beberapa waktu lalu pernah mengungkapkan bahwa Maia sudah lama tertekan dengan sikap arogan Dani. Hidup Maia tersiksa selama bertahun-tahun bersama Dani. Padahal, kisah cinta mereka dulu begitu hebatnya. Maia nekad menikah dengan Dani yang kala itu masih belum punya apa-apa meskipun ditentang oleh kedua orangtua Maia. Sayang memang, jika akhirnya perjalanan cinta mereka kandas di tengah jalan. (ai/berbagaisumber)

No comments: