Google

MP3 Player

Friday, February 29, 2008

Kamu-Kamulah Surgaku

Wednesday, September 5, 2007

MUNAJAT CINTA




The Rock feat Ahmad Dhani

Thursday, August 9, 2007

Ahmad Dhani: Dangdut Modern Bisa "Go International"

Yogyakarta (ANTARA News) - Ahmad Dani, pentolan Grup Dewa 19, mengatakan bahwa musik dangdut sebenarnya memiliki potensi besar untuk lebih populer dan masuk pasar dunia (go international) kalau dikemas secara modern.

"Musik dangdut yang dikemas secara tradisional susah mendapatkan pasar karena sekarang zamannya kosmopolitan," katanya saat jumpa pers kompetisi menyanyi Rock`n`dut Sprite D`Plong di Yogyakarta, Sabtu.

Pria kelahiran Jakarta 26 Mei 1972 itu mengatakan musik dangdut di Indonesia terlalu menunjukkan ketradisionalannya, padahal sebenarnya banyak lagu-lagu barat yang berdasar aliran dangdut.

Karena lagu-lagu barat itu dinyanyikan oleh wajah-wajah internasional dan "beat"-nya modern, maka lagu-lagu tersebut terlihat bagus dan dikonsumsi oleh masyarakat dunia.

"Kalau saya nggak ada di Dewa, saya akan bekerja sama dengan Inul untuk membuat musik dangdut yang dikemas modern," katanya.

Menurut dia, kemampuan Inul sebagai penyanyi tidak ada duanya di dunia, tetapi sayangnya tidak dikemas dengan baik.

"Kalau dangdut yang sekarang bisa berevolusi menjadi `genre` dangdut yang lebih modern, pasti bisa `go internasional`," kata suami Maia Ahmad itu.

Salah satu contoh inovasi musik dangdut adalah munculnya musik rock`n`dut (rock dan dangdut). Jenis musik ini memang tergolong baru, tetapi ke depannya memiliki peluang besar menjadi `genre` yang menjanjikan bagi pasar musik.

Audisi Sprite D`Plong dilaksanakan di 15 kota di Indonesia dengan tema lagu berjudul "Bebaskan" yang diciptakan dan diaransemen oleh Ahmad Dhani. (*)

Copyright © 2007 ANTARA

Friday, June 29, 2007

Terobsesi Mercedes-Benz S


NAMA besar grup musik Dewa, tidak bisa lepas dari peran seorang Ahmad Dhani. Terlahir dengan nama Dhani Ahmad Prasetyo, kini lebih akrab dengan nama Dhani Manaf atau Ahmad Dhani. Lelaki kelahiran Jakarta, 26 Mei 1972 ini, telah berhasil membawa kelompok musiknya pada pencapaian yang luar biasa. Tuntutan akan kesempurnaan pada setiap kiprahnya, tak luput dari perhatian penggemarnya.

Barangkali hanya sedikit orang yang mampu mengakui kelemahan diri sendiri. Namun pengagum sufi ini, termasuk salah satu yang mau berterus terang. "Sejak remaja memang saya suka yang hebat-hebat," ujarnya.

Bahkan, ia mengaku sifat itu sudah mendarah daging dalam dirinya. Tetapi wataknya yang keras itu, juga dapat mendatangkan pujian dan kekaguman dari banyak orang.

Watak serta tuntutan akan kesempurnaan pada berbagai hal, tercermin pula pada cara memilih kendaraannya. Wahana dan sarana transportasi ini, tak pelak menjadi salah satu bagian yang terbilang penting bagi diri dan keluarganya.

Ahmad Dhani yang menikahi Maya Estianty atau Maia Ahmad, sembilan tahun lalu dan dikaruniai 3 putra ini, masih tetap betah dengan kendaraan keluarga yaitu sebuah MPV (Multy Purpose Vehicle) dari seri Mercedes-Benz Vito.

Lelaki pengagum Soekarno ini, kentara sangat menyukai produk mobil Jerman berlogo tiga bintang. Bahkan dalam situs resmi yang dilansir grup musik kenamaan itu, dicantumkan pula jika pentolan Dewa yang gemar memelihara janggut ini, terobsesi memiliki sebuah Mercedes-Benz S600. Itu adalah sebuah sedan eksotik bermesin 12 silinder.

Pilihannya jelas bahwa ini adalah kendaraan berkelas. Namun, ia tak ingin terjebak dalam sebuah pilihan. "Mobil yang ada sekarang masih enak dibawa ke mana-mana, keluarga pun masih betah menggunakannya. Namun untuk pelengkap dan pembanding, multi van dari Toyota asyik juga," tambah Dhani.

Mobil yang jadi obsesinya memperlihatkan keseriusannya dalam prinsip memilih dan berkendaraan. Mercy S600 4-pintu, mengusung mesin berkekuatan 5.500 cc twin turbocharged, dengan penggerak roda belakang. Kapasitas penumpangnya 5-orang. Itu sesuai dengan jumlah anggota keluarga yang mampu memberikan kebahagiaan, kepada lelaki yang piawai menulis lagu ini.

Dhani juga tidak alergi dengan segala macam bentuk aksesori mobil. "Asal tak mengganggu nilai elegan dari sebuah kendaraan, bisa saja diaplikasikan," jelasnya.

Satu hal yang cukup penting, fitur hiburan dan audio system mutlak harus berada dalam kabin mobilnya. Dengan menggunakan sopir atau menyetir sendiri, ia harus maksimal bisa menikmati alunan lagu, begitu duduk di atas jok mobilnya.

Musisi yang mahir memainkan berbagai alat musik ini, juga terbilang cukup peduli dan sangat telaten dalam hal me-maintenance kendaraan. "Hal yang harus diperhatikan yaitu bila ada ketidaknyamanan atau timbul bunyi aneh yang tidak biasa, jangan menunda untuk segera diperbaiki. Jika tak bisa ditangani sendiri, sopir harus segera menuju bengkel," tegasnya. (dih)***

Tuesday, May 22, 2007

"DHANI MAU BICARA APA, NGAPAIN AJA, MONGGO WAE!"

Gonjang-ganjing keretakan rumah tangga Maia-Dhani masih terus berlanjut kendati masing-masing bilang masih saling sayang, cinta, dan ingin hidup rukun. Nyatanya jauh panggang dari api. Nyaris tiap hari ada saja berita baru seputar perseteruan mereka, lengkap dengan gambar tayangan yang bisa membuat pemirsa mengharu-biru. Entah sampai kapan.

KLIK - Detail Bak sinetron yang terdiri sekian episode, kini drama rumah tangga Ahmad Dhani-Maia Estianty seakan kejar tayang. Tiap hari, ada saja berita baru, lengkap dengan gambar, yang bisa dinikmati masyarakat luas. Bahkan sampai gambar Maia tak bisa masuk rumah karena pintunya dikunci. Sementara pasangan yang tengah bertikai ini, masing-masing bilang ingin menuntaskan permasalahan dengan happy ending meski kenyataannya malah jauh dari itu. Masing-masing juga mengaku masih saling cinta.

Orang banyak berharap, pulang umrah, Maia dan Dhani bakal mesra lagi. Nyatanya, alih-alih kembali ke rumah, Maia malah sempat tertidur di kantor barunya dan baru pulang ke rumah di Pondok Indah, Jaksel, pukul dua pagi. Alasannya, menghindar dari kejaran wartawan.

Tindakannya itu, kata Maia, diberitahukan ke Dhani lewat SMS. Esoknya, saat ditemui wartawan, Maia mengaku sudah bertemu Dhani di rumah, tetapi dari kejauhan. Tak ada tegur-sapa. Lucunya, Maia mengutarakan isi hatinya buat Dhani lewat infotainmen. Misalnya, keingininannya dicintai suaminya seperti dahulu dan dikirimi bunga. Hari-hari selanjutnya, Maia lebih suka sowan ke Kak Seto dan Sinta Nuriyah Abdurahman Wahid, pihak yang sempat dicurhati Dhani soal kemelut rumah tangganya.

Tak berbeda jauh dengan sikap Maia, saat istrinya itu pulang umrah, Dhani malah mengunjungi pengacara Hotman Paris Hutapea. Dhani berkonsultasi dengan pengacara kondang itu tentang kemelutnya dengan Maia. Dalam pertemuan yang disaksikan wartawan, Dhani tampak murka dengan isi SMS Maia yang dikirim saat umrah ke kedua orang dekat Dhani, Faiz (guru spiritual) dan Syamsul Huda (legal manajemen Dewa). Isi SMS Maia itu, menolak isu perzinahannya dengan seorang petinggi televisi dan permintaan maaf jika pengaduannya ke polisi bakal memenjarakan Dhani.

KLIK - Detail Menurut Dhani, kok, tega-teganya seorang istri bakal memenjarakan suami. Dhani pun kembali mengultimatum Maia untuk minta maaf dan menjadi istri yang dinginkannya, yaitu kembali menjadi ibu rumahtangga. Jika tidak? Dhani siap berperang. “Sekarang tergantung pada Maia, mau tunduk atau melawan. Kalau tetap melawan, perceraianlah yang terjadi,” ujar Dhani yang mengaku tak pernah berpikir menceraikan Maia sebelumnya.

MONGGO WAE
Menanggapi utimatum Dhani, Maia tenang-tenang saja. Ibu dari Al, El dan Dul ini menjawab secara diplomatis tentang keinginan Dhani agar ia kembali ke khitah sebagai ibu rumah tangga. “Yang ideal itu saling berbagi peran, saling menghormati dan menghargai. Bukan satu di atas, satu di bawah. Dalam kehidupan, kesetaraan keduanya sama walaupun yang memimpin tetap pria.”

Selama ini, katanya, ia sudah berusaha menjadi istri yang patuh. “Tapi jangan satu pihak. Jadi, mari aku dan Mas Dhani sama-sama mundur selangkah dan menghilangkan ego,” ujar Maia lagi. Sebab, masalah ini, menurut Maia, menyangkut hati. Ia juga pasrah pada nasib rumah tangganya. “Apakah itu berdamai kembali menjadi keluarga yang sakinah atau kalaupun tidak bisa lagi, berpisahlah secara baik-baik.”

Melaporkan Dhani ke polisi, kata Maia, merupakan tindakan yang sudah dipikirkan masak-masak karena penyelesaian lewat keluarga dan orang kepercayaan seperti Faiz, tak berhasil dan tak digubris Dhani. “Aku mau dengan pengaduan ini Mas Dhani menggubrisnya. Ini istrinya mau bicara baik-baik,” kata Maia menekankan. “Bukan bermaksud menjatuhkan nama baik Mas Dhani. Tapi justru karena aku sangat mencintainya,” imbuhnya.

Menurut pengacara Maia, Sheila A. Salomo, SMS yang dikirim kliennya itu adalah bagian dari sakit hatinya terhadap Dhani. Sheila baru tahu isi SMS itu setelah Mia pulang umrah. “Dia tidak berkonsultasi sebelumnya ke saya,” kata Sheila.Sementara tentang tuduhan Maia berselingkuh, pihaknya memiliki saksi-saksi untuk membuktikan Maia tidak seperti itu. Mereka tahu, Maia tidak hanya berdua saat datang ke hotel, juga isi pembicaraannya. Maia sendiri pasrah juga jika Dhani mengancam akan membeberkan rekaman pengakuan perselingkuhannya. “Biarkan saja dia bicara apa aja, mau ngapain aja. Monggo wae. Itu hak dia.”
KLIK - Detail
Lalu apa tanggapan Dhani. Hingga Sabtu (5/5), belum ada “pergerakan” yang berarti dari janji-janji Dhani-Maia untuk itikad berdamai. Kata Syamsul, legal manajemen Dewa, Dhani masih dalam sikap menunggu. Tetap bergeming menunggu istrinya patuh kepadanya. “Sayangnya sampai saat ini Maia berada dalam lingkungan teman-teman yang salah, sehingga ada yang memengaruhi Maia,” kata Syamsul. Meski Dhani terlihat sibuk dengan pekerjaaannya mengurusi trio Dewi Dewi dan The Rock, ujar Syamsul, siapa yang tahu perasaan Dhani. "Yang sesungguhnya terhjadi, Dhani gundah memikirkan nasib rumah tangganya. Sebab jika 'perang' ini berlanjut, tidak ada yang untung, baik Dhani maupun Maia. Kasihan anak-anak.”

"PERINTAH" REKONSILIASI
Agaknya tak satu pun orang yang bisa meluluhkan hati Dahni kecuali Mohammad Faiz, pria berumur 47 tahun yang biasa tampil dengan kaus oblong dan celana jins. Apa pun petuah dan omongan Faiz, dengan takzim dilajalani Dhani sepenuh hati. Pada NOVA Dhani pernah bertutur, dalam menyelesaikan persoalannya dengan Maia ataupun Ratu, hampir selalu sepengetahuan dan restu Faiz. Kepada Faiz pula Dhani memberi kepercayaan untuk menyimpan semua bukti perselingkuhan yang konon dilakukan Maia.

Dhani mengenal Faiz lewat temannya sejak tahun 2001. Sejak itu Dhani kerap bertandang ke kediaman Faiz di Jl Mergosono VII, Malang. Dhani kagum pada pria yang dianggapnya punya ilmu dan wawasan luas itu. “Mulai dari ilmu agama, sosial, politik, budaya, musik dan lain-lain. Dia tahu banyak hal yang tidak kita ketahui. Koleksinya juga banyak. Koran Kompas saja dia punya dari edisi pertama sampai sekarang. Koleksi musiknya Dhani enggak ada apa-apanya dibanding milik Bang Faiz. Tak heran kemudian Bang Faiz menjadi lautan ilmu bagi Dhani," tutur Syamsul.

Karena ilmunya yang luas, Dhani meletakkan Faiz di posisi yang tinggi. "Bagi Dhani, Bang Fais adalah guru, orangtua dan sahabat." Tak heran jika petuah-petuah Faiz diterapkan Dhani dalam kehidupannya sehari-hari. Termasuk dalam menghadapi permasalahan keluarga yang kini sedang dihadapinya. "Sejak Januari lalu, Bang Faiz sudah menyarankan agar dalam menyelesaikan masalah ini tidak melibatkan pihak ketiga. Berdua saja. Tapi entah kenapa Maia kemudian malah menunjuk pengacara dan membawa masalah ini ke polisi."

Untuk saat ini, masih kata Syamsul, Faiz sudah melarang Dhani berkomentar dan harus tetap mencoba rekonsiliasi dengan Maia. “Dhani tidak boleh melakukan apa pun, kecuali perdamaian dengan Maia."